Langsung ke konten utama

Komisi V hearing dengan rektor IAIN


setialampung - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Mukri, memaparkan progres pembangunan kampus dalam rapat dengar pendapat (hearing) di komisi V DPRD Lampung, Selasa (3/10).

Dalam acara itu, seluruh ruangan komisi yang membidangi masalah pendidikan itu dibuat terkesima dan mengakui kemajuan kampus yang baru alih status dari IAIN menjadi UIN tersebut.

“Kami di sini ingin mendapatkan informasi yang komprehensif dan akurat tentang UIN dari Rektor dan jajarannya,” kata Khaidir Bujung memulai hearing.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung Yandri Nazir juga mengapresiasi kehadiran rektor. Dia juga mengaku ingin mengetahui perkembangan UIN Raden Intan. Termasuk mengklarifikasi isu negatif yang tidak banyak akan tetapi perlu diklarifikasi.


“Saya mengapresiasi kedatangan pak rektor. Baru kali ini rektor datang langsung. Belum ada sebelumnya ada rektor datang ke sini. Ada isu negatif, meskipun kami ini tidak percaya dengan isu itu tapi kita tetap ingin tahu kebenarannya,” kata Yandri Nazir.

Rektor UIN Prof. Dr. Moh. Mukri menjelaskan, sejak 7 April 2017 IAIN sudah resmi beralih status menjadi UIN. Sudah begitu banyak perubahan yang terjadi di kampusnya. Baik dari segi jumlah mahasiswa, bangunan fisik, maupun lainnya.

“Dulu mahasiswa kami hanya sekitar 2500. Nah sekarang sudah sekitar 25 ribu mahasiswa. Pendaftarnya juga paling banyak dari kampus lainnya. Dari luar daerah dulu mungkin yang daftar di sini hanya dari Bengkulu dan Palembang, tapi sekarang mahasiswa dari 23 provinsi kuliah di sini. Belum lagi yang dari luar negeri seperti Malaysia dan Thailand yang sudah 100-an orang,” kata Mukri dalam pemaparannya.

Terkait isu adanya ijazah palsu, rektor juga dengan tegas membantahnya. Sebab, ijazah UIN dicetak di perum peruri dan memiliki pelapis (pengaman) sebanyak 10 lapis. “Tidak ada ijazah palsu di UIN. Kampus ini semua dikelola secara professional dan akuntabel. Tidak ada yang main-main,” kata Mukri.

Mendengar penjelasan itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung sekaligus pimpinan sidang Khaidir Bujung menegaskan, polemik ijazah UIN telah selesai. “Berarti informasi yang beredar itu salah. Ijazah UIN dicetak di perusahaan Negara dan sah, bukan cetakan dipinggir jalan,” kata Bujung. (adv)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…