Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Pemprov Lampung gelar lomba menulis essay


setialampung - Dalam upaya menggalakan kembali budaya tulis menulis, pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung menggelar lomba menulis essay dengan tema "optimisme masa depan provinsi Lampung setelah kehadiran jalan Tol Trans Sumatera dan Bandara Internasional Radelin Inten II".

Kepala Diskominfo Lampung, Achmad Chrisna Putra, mengatakan, lomba penulisan ini juga sebagai bentuk publikasi dan pencapaian pemprov dalam hal pembangunan infrastruktur.

"Infrastruktur maksudnya dipertajam lagi, yakni infrastruktur yang memiliki daya ungkit terhadap pertumbuhan dan pengembangan kawasan, khususnya di wilayah provinsi," ujar Chrisna, jumat (20/10).

Ditambahkannya, kunci dari pembangunan seperti jalan tol dan bandara adalah konektivitas dengan daerah lain.

"Nantinya ini yang disentuh para penulis, sekaligus kita gairahkan kembali ke semua kalangan baik pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum," tandas mantan plt walikota Metro ini.

Untuk diketahui, para peserta Lomba Menulis Essay bisa memilih subtema sebagai berikut, Jalan Tol Sumatera dan Peluang  Pengembangan Ekonomi Kreatif di Lampung, Dampak Positif Jalan Tol Trans Sumatera bagi peningkatan Pemerataan Ekonomi Daerah di Lampung, Manfaat Jalan Tol Trans Sumatrera dan Pengembnangan Wilayah Strategi di Lampung, Peluang dan Tantangan Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Internasional, dan Bandara Internasional Radin Inten II dan Peluang Pengembangan Destinasi Wisata di Lampung. 

Pelaksanaan lomba, naskah masuk tanggal 1-25 November 2017. Pengumuman dan pembagian hadiah 4 Desember 2017. (*)

Berita Populer

Mendagri Keluarkan Surat Edaran untuk Gubernur, Bupati dan Walikota

Jakarta - Sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal itu dipaparkan Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian dalam Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Surat Edaran tersebut meminta kepada Gubernur dan Bupati/Walikota agar saling berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, membentuk Posko Pemantauan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang bertugas untuk mengkoordinasikan, memfasilitasi, mengendalikan, memonitor persiapan dan pelaksanaan pada saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dengan melibatkan Perangkat Daerah terkait, Kementerian/Lembaga, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia;

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 melalui upaya:

a. Peningkatan Kesiapan Sarana dan P…

Reses, Rakhmad Nafindra Siap Bantu Kembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah

Bandarlampung - Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dipermudah, kondisi arus lalu lintas yang macet, sampai keluhan terkait proses bina lingkungan, merupakan beberapa aspirasi yang disampaikan warga saat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Bandarlampung, Rakhmad Nafindra, yang dilaksanakan di Perum Korpri, Bandarlampung, sabtu (14/12).

Permintaan agar prosedur pengajuan pinjaman/kredit UMKM dipermudah ini disampaikan salah satu warga bernama Danang.


Menurut pria yang mengaku sebagai mahasiswa ini, ia bersama beberapa warga menekuni industri rumahan yaitu usaha shuttlecock badminton.

"Warga menyambut baik adanya usaha shuttlecock. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengusulkan agar prosedur pengajuan pinjaman UMKM dipermudah. Karena warga ingin memajukan industri rumahannya namun terbentur biaya," kata Danang.


Warga lainnya pun antusias menyampaikan aspirasinya kepada politisi PDIP ini. Seperti dilon…

Reses Dedi Yuginta, Surono Minta Jumlah Guru Ngaji Didata Lagi

Bandarlampung - Surono, warga Kebon Jeruk meminta agar jumlah guru ngaji di wilayahnya didata kembali. Ini lantaran disinyalir adanya guru ngaji yang sudah tidak aktif mengajar lagi, namun masih mendapat bantuan dari walikota Bandarlampung.

Hal ini disampaikan Surono saat menghadiri reses anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta, kamis (12/12).


Menurutnya, diduga ada guru ngaji yang sudah tidak aktif tapi masih menerima bantuan dari walikota Bandarlampung.

"Supaya tidak terjadi tumpang tindih terkait jumlah guru ngaji yang ada, saya minta jumlah guru ngaji untuk didata ulang. Karena disinyalir ada yang sudah nggak aktif lagi tapi masih terima bantuan dari walikota," ujarnya.

Selain terkait mendata ulang jumlah guru ngaji, pada kesempatan tersebut ia juga minta agar honor ketua RT ditambah lagi.

"Kalau bisa honor ketua RT ditambah lagi, kalau bisa honornya menjadi dua juta rupiah," pintanya.

Hal berbeda disampaikan Lia. Warga Kota Baru ini mengusulkan perbaikan goro…