Langsung ke konten utama

Tiga kasus menonjol selama operasi sikat krakatau 2017



setialampung – Selama operasi sikat krakatau 2017, terjadi tiga kasus yang menonjol. Pertama kasus pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata api (senpi) yang terjadi di Pringsewu pada 30 September 2017. Dalam kasus ini terdapat lima orang pelaku berinisial JH, EJ, DIS, JES, dan HNS. Satu tersangka berinisial O dalam daftar pencarian orang (DPO) TEKAB 308 Ditreskrimum Polda Lampung.     

Di dalam kasus curas ini, barang bukti yang diamankan petugas diantaranya, satu senpi jenis FN, uang sebesar Rp2.200.000, dalam bentuk pecahan Rp50.000 dan Rp100.000, empat lembar uang ringgit Malaysia, 10 gelang emas imitasi, dua gelang rantai warna silver, 9 cincin perak imitasi, 5 buah liontin, 4 buah jam tangan, 1 kalung emas 22 karat, dan 2 gelang emas putih.

Kasus menonjol kedua terjadi di areal pemeriksaan seaport interdiction pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, yakni kasus narkotika jenis ganja, pada 17 Agustus 2017. Di dalam kasus ini diamankan pelaku berinisial YHM (52). Barang bukti yang diamankan petugas yaitu, 231 paket berlakban coklat berisikan bahan dan daun diduga narkotika jenis ganja, 1 unit kendaraan Mitsubishi pick up L 300 dengan plat nomor B 9197 TAJ, 1 lembar struk bukti transfer BCA, dan 1 buah handphone.

Kasus menonjol yang ketiga yaitu kasus narkotika jenis ganja yang terjadi di Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa pada 19 Agustus 2017. Di dalam kasus ini, petugas mengamankan barang bukti, 4 buah kardus besar berisi 142 paket besar daun ganja kering, 1 buah terpal plastik dan satu buah handphone berikut sim card.  

Kapolda Lampung Irjen Pol. Suroso Hadi Siswoyo mengatakan, jumlah tersangka yang diamankan selama operasi sikat krakatau di wilayah hukum Polda Lampung ada 357 tersangka.


“Selama operasi sikat krakatau, perkara curas 72 perkara, perkara curat 172 perkara dan perkara curat ranmor 70 perkara, dengan tersangka yang diamankan ada 357 orang. 70 senpi rakitan yang diserahkan dari masyarakat Mesuji,” kata kapolda, di dalam press conference, lapangan Polda Lampung, kamis (5/10). (ben).

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting …

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …