Berikut 13 zona bebas narkoba di wilayah hukum Polda Lampung

Kapolda Lampung, Irjen Suroso Hadi Siswoyo didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol.


setialampung - Dalam kurun waktu 13 hari yaitu sejak 19 - 31 Oktober 2017, jajaran kepolisian daerah Lampung melakukan operasi anti narkoba. Adapun hasil operasi, petugas berhasil mengungkap 15 orang di 15 tempat dengan 139 perkara dan 201 tersangka. Barang bukti yang disita yaitu, ganja sebanyak 93.042,57 gram + 1 batang ganja, sabu 498,55 gram, ekstasi 50 butir, miras 9.378 botol dan uang sebanyak Rp8.795.000.

Kapolda Lampung, Irjen Suroso Hadi Siswoyo mengatakan, dalam rangka menekan penyalahgunaan narkoba, kepolisian daerah Lampung telah membentuk wilayah zona bebas narkoba. Wilayah zona bebas narkoba itu yaitu, di Desa Kejadian, Kecamatan Tegineneng, Pesawarawan. Di Pekon Ampai, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandarlampung, Kampung Indra Putra Subing, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Kemudian, di Desa Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Desa Tanah Miring, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Metro, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Lampung Timur. 

Lalu, lanjutnya, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, Kampung Banjarmasin dan Dusun Gunung Batin, Kecamatan Baradatu, Way Kanan. Desa Sri Tanjung dan Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji dan Desa Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.


“Pembentukan zona bebas narkoba ini salah satunya untuk menekan penyalahgunaan narkoba,” kata kapolda di dalam jumpa pers di Polda Lampung, senin (6/11). (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog