Ekonomi Lampung meningkat 5,21 persen


setialampung - Perekonomian Lampung pada triwulan III - 2017 dibandingkan periode sebelumnya pada triwulan yang sama (y-on y), meningkat 5,21 persen. Ini dilihat dari sisi pertumbuhan beberapa lapangan usaha.

Ekonomi Lampung secara kumulatif sampai triwulan II-2017 (c to-c) tumbuh 5,13 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 46,48 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Lampung, Yeane Irmaningrum, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Lampung dicapai oleh seluruh lapangan usaha.

"Ekonomi Lampung mengalami pertumbuhan positif untuk lapangan usaha pada triwulan ini. Pengadaan gas dan listrik merupakan penyumbang lapangan usaha tertinggi yang mencapai 46,48%, diikuti kontruksi 14,23 persen, serta informasi dan komunikasi 11,05 persen," ujarnya, saat menggelar jumpa pers di kantornya, senin (6/11).

Selanjutnya, kata Yeane, kategori administrasi pemerintah juga mengalami pertumbuhan di angka 10 persen, sementara jasa lainnya tumbuh 9,32 persen.

Struktur perekonomian Lampung menurut lapangan usaha triwulan III-2017 masih didominasi tiga lapangan usaha utama yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan (31,46 persen), industri pengolahan (18,60 persen), perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor (11,17 persen).

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Lampung triwulan III-2017 (y-on-y) sebesar 5,21 persen, terlihat industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,33 persen, diikuti kontruksi sebesar 1,28, perdagangan besar-eceran dan reparaai mobil-sepeda motor swbwsar 0,73 persen, serta informasi komunikasi sebesar 0,47 persen.

Berdasarkan data BPS Lampung, dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi (LNPRT) sebesar 12,82 persen.

Perekonomian Lampung triwulan III-2017 yang diukur berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp82,28 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp57,96 triliun.

Ekonomi Lampung triwulan Ill2017 tumbuh 5,21 persen melambat dibanding triwulan II-2016 (y-on-y) sebesar 5,26 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 46,48 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 14,18 persen.

Ekonomi Lampung triwulan Ill-2017 mengalami pertumbuhan 3,52 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q).

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha konstruksi sebesar 17,55 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 15,41 persen.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi wilayah pulau sumatera III-2017 umbuh sebesar 4,43 persen den pertumbuhan tertinggi di Sumatera Selatan yang tumbuh 5,56 persen.

Lampung menduduki peringkat ke-empat di Pulau Sumatera, dengan pertumbuhan tertinggi (y-on-y) di Provinsi Sumatera Selatan (5,56), rata-rata pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera sebesar 4,43 persen. (I
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog