Langsung ke konten utama

Lampung fair 2017 dimeriahkan artis top ibu kota



setialampung – Lampung fair 2017 yang akan berlangsung 15 – 29 Desember 2017 di PKOR Way Halim, Bandarlampung, akan dimeriahkan sederet artis top ibu kota. Seperti Sheila on 7, Janita Janet, Arda Naff, Danang D’academy, Dila Erista, Cupi Cupita, Duo Intan, Nisa Farella D’academy, Dimas Tedjo Bintang Pantura, Novilia Mayang Sari Bintang Pantura, dan Saint Locco.
  
Selain itu, pada pembukaan Lampung fair 2017 dimeriahkan juga tari kreasi modern massal, 3D video mapping, pertunjukan laser, dan pesta kembang api. Hal ini diungkap pada rapat akhir persiapan pelaksanaan Lampung Fair yang dipimpin Sekretaris Daerah Lampung, Sutono, di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, rabu (22/11).

Lampung Fair ini memvisualisasikan berbagai produk unggulan Lampung, pariwisata, dan budaya, pembangunan infrastruktur, investasi, energi, industri, dan usaha kecil menengah.

"Ajang ini merupakan sarana menginformasikan program pembangunan ke masyarakat,” kata Sutono.

Menurut Sukaryadi, direktur utama PT Grand Modern, selaku event organizer Lampung Fair 2017, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp8.000 pada hari biasa dan Rp10 ribu saat ada penampilan artia nasional. Masyarakat Lampung dapat mengikuti berbagai acara seperti festival seni budaya, festival makanan, dan kontes mobil,” kata Sukaryadi.

Agenda Lampung Fair 2017 juga menampilkan kuda lumping sebagai acara rutin sore hari. Sedangkan pelajar, mahasiswa, dan pencinta musik dapat berpartisipasi mengikuti festival musik atau mengikuti kontes solo song pop dan dangdut. Kemudian, lomba marching band tingkat TK, SMP, SMA, dan umum memperebutkan piala Gubernur Lampung.


Selain itu, ada audisi Liga Dangdut Indonesia Indosiar pada 17 Desember 2017. Khusus anak–anak, disiapkan ajang kreasi dalam lomba mewarnai dengan memperebutkan piala bunda anak Lampung. (*)

Berita Populer

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…