Langsung ke konten utama

Realisasi investasi di Lampung melampaui target


setialampung - Realisasi investasi di Lampung mencapai Rp7,9 triliun atau melebihi target yaitu sebesar Rp5,3 triliun. Ini semua berkat kerjas keras Gubernur Lampung, Muhamamd Ridho Ficardo beserta seluruh jajaran pemerintah provinsi (pemprov) Lampung.

Pencapaian realisasi investasi ini disampaikan tenaga ahli gubernur Lampung, Ing Mahir, saat menjadi narasumber di pameran Indonesia Infrastruckture week (IIW), yang dilaksanakan di JCC Senayan, Jakarta, rabu (8/11).

"Lampung mendapat kehormatan dari asia infrastruckture yang berkantor di London, untuk menghadiri dan menampilkan budaya dan kesenian Lampung di acara ini," ujarnya.

Ditegaskannya, melonjaknya realisasi investasi di Lampung, ini membuktikan Lampung ramah terhadap investasi. Tiga program strategis Lampung seperti peningkatan ketahanan pangan, pengembangan kawasan industri, dan pengembangan pariwisata, menjadi program unggulan yang terus dilaksanakan oleh Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Mahir juga mengatakan, Gubernur Ridho melalui dinas penanaman modal dan PTSP Lampung, berperan aktif melakukan promosi serta temu usaha dengan peserta pameran IIW 2017. Diantaranya dengan menampilkan dan memperkenalkan kebudayaan Lampung, serta menginformasikan perkembangan pembangunan di Lampung. Seperti progres pembangunan jalan toll trans sumatera yang saat ini menjadi perhatian serta peluang terbuka bagi para investor.

Pameran IIW 2017 bertujuan mendorong sektor swasta untuk lebih berpartisipasi dalam usaha pencapaian pembangunan Indonesia. Kegiatan yang akan berlangsung sejak 8 sampai 10 November ini, setidaknya dihadiri 315 kontraktor dalam dan luar negeri. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …