Mayoritas DPD I inginkan munaslub, DPP Partai Golkar tidak bisa menolak

Foto: istimewa

setialampung – Tidak ada alasan bagi DPP Partai Golkar untuk menunda pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Sebab, berdasarkan AD/ART Partai Golkar, pelaksanaan munaslub berdasarkan usulan dua per tiga DPD. Bukan berdasarkan keputusan rapat pleno DPP.      

Hal ini disampaikan Ketua Forum Silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar tingkat provinsi se-Indonesia, Ridwan Bae di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, seperti dilansir dan dikutip dari kompas.com, selasa (5/12).

“Saat ini, ada 31 DPD I yang resmi menandatangani surat usulan tersebut. Jadi, tidak ada alasan bagi DPP untuk menunda munaslub kalau surat usulan pelaksanaan munaslub itu secara resmi telah diserahkan oleh 31 DPD I tersebut,” ungkapnya.

Untuk tiga DPD I yaitu Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat, lanjutnya, juga menginginkan munaslub segera digelar, meskipun belum tandatangan surat usulan.

"Sebenarnya 3 DPD juga bukan tidak bisa, atau tidak mau. Tapi karena banyak kesibukan. Seperti misalnya Papua Barat. Itu lagi meninggal orang tuanya. Kemudian Sulsel masih sibuk. Pak Nurdin (Halid) sangat sibuk dan saya yakin dia juga sangat setuju untuk Munaslub," ujar Ridwan.

"Kemudian, satu lagi NTT. NTT sudah buat surat pernyataan kemarin. Sudah clear sebenarnya. Jadi tidak ada lagi yang menolak Munaslub," kata Ridwan.

Keputusan rapat pleno DPP memutuskan pengadaan Munaslub dengan agenda memilih ketua umum baru, menunggu putusan praperadilan Setya Novanto. (*)

Sumber: Jika Mayoritas DPD Menghendaki, Tak Ada Alasan DPP Golkar Tunda Munaslub

Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog