Polda Lampung terus proses kasus dugaan ujaran kebencian dengan terlapor bupati Lamsel


Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Foto: istimewa.

setialampung – Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Lampung masih memproses kasus dugaan ujaran kebencian dengan terlapor Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan.
Hal ini disampaikan Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji, di Polda Lampung, senin (4/12).     
“SPDP sudah dikirimkan, kita masih mencari keterangan ahli bahasa. Kalau Bupati Lamsel (Zainudin Hasan) sudah diperiksa,” ujarnya.

Diketahui, Ditreskrimum Polda Lampung memeriksa saksi ahli atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan saat pidato pada hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10).

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji saat ditemui di ruang kerjanya, senin (20/11), mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi ahli terkait dugaan ujaran kebencian dan penghasutan yang diduga dilakukan Bupati Lamsel, Zainudin Hasan.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi ahli, diantaranya saksi ahli bahasa dan ahli pidana. Bila perlu akan meminta saksi ahli dari profesor," ujarnya. 

Dijelaskannya, untuk ketiga saksi ahli tersebut berasal dari univeritas Lampung, sedangkan untuk saksi ahli profesor menurut rencana akan didatangkan dari luar Lampung.

"Terlapor untuk dugaan kasus ujaran kebencian dan penghasutan ini yaitu Bupati Lamsel, Zainudin Hasan dan disangkakan melanggar pasal 160 tentang penghasutan," jelasnya. 

Bupati Lamsel, Zainudin Hasan saat dikonfirmasi terkait hal ini menuturkan, semoga Allah melembutkan hati - hati yang keras. 

"Kita serahkan semoga Allah melembutkan hati - hati yang keras," kata Zainudin Hasan melalui pesan WhatsApp kepada setialampung.co.id, senin (20/11).

Seperti diketahui, Bupati Lamsel, Zainudin Hasan dilaporkan ke polda Lampung, selasa (24/10), oleh forum penegak kehormatan Nahdlatul Ulama (FPKNU) atas dugaan ujaran kebencian dan penghasutan saat pidato pada hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10). Laporan tertuang di dalam nomor : LP/B-1208/X/2017/SPKT. (ben)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog