Besok, Sutono sampaikan klarifikasi ke bawaslu Lampung

Sekda Lampung, Sutono (baju putih), saat menerima rekomendasi sebagai cawagub Lampung dari PDIP, mendampingi Herman HN. Foto: istimewa.

setialampung - Sekretaris Daerah (sekda) Lampung, Sutono, sabtu (5/1/2018), siap menghadiri undangan bawaslu Lampung untuk memberikan klarifikasi terkait kehadirannya di DPP PDIP ketika mendampingi Herman HN saat menerima rekomendasi dari PDIP sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung.

"Iya, insya allah besok jam 9 (klarifikasi)," kata Sutono, melalui short massage service (sms) kepada setialampung.co.id, jumat (5/1/2018).

Saat ditanya apakah ketika menerima rekomendasi sebagai calon wakil gubernur Lampung dari PDIP, dirinya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai aparatur sipil negara (ASN), Sutono menegaskan sudah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN.

"Saya sudah mundur," ujarnya singkat.

Ketua bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan undangan kepada Sutono untuk memberikan klarifikasi di bawaslu Lampung.

"Ya, besok agenda klarifikasinya jam 9. Undangan (klarifikasi) sudah dikirim ke kantornya (Sutono)," kata ketua bawaslu Lampung yang disapa Khoir ini kepada setialampung.co.id, melalui pesan whatsapp, jumat (5/1/2018).

Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI, Abhan minta kepada Bawaslu Lampung untuk menindaklanjuti sikap atau tindakan Sutono yang disinyalir masih berstatus ASN dan masih aktif menjabat sebagai sekretaris daerah (sekda) Lampung, namun secara terbuka menerima rekomendasi dari DPP PDIP sebagai calon wakil gubernur Lampung mendampingi calon gubernur Lampung, Herman HN.

"(Terkait Sekda Lampung, Sutono), kami (bawaslu RI) minta kepada bawaslu Lampung untuk klarifikasi lebih lanjut. Kami akan konfirmasi dulu dengan bawaslu Lampung," kata Ketua Bawaslu RI, Abhan kepada setialampung.co.id, melalui pesan whatsapp, kamis (4/1/2018).

Terkait hal ini, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah akan mengundang Sutono untuk diklarifikasi.

"Ya, nanti kita undang (Sutono) klarifikasi. Kalau kajian awal Bawaslu Lampung, sepanjang statusnya masih ASN, berarti tetap dimaknai sebagai dugaan pelanggaran. Sebagaimana surat Menpan RB," kata Fatikhatul Khoiriyah kepada setialampung.co.id, kamis (4/1/2018).

Saat ditanya apa sanksi terberat atau rekomendasi dari Bawaslu Lampung kepada KASN terkait Sutono ini, wanita yang disapa Khoir ini mengaku belum mengetahuinya.

"Belum tau.. kan belum diproses. Karena Rekomendasi setelah proses klarifikasi dan kajian lengkap," ungkapnya.

Seperti diketahui, Sekda Lampung, Sutono secara langsung menerima rekomendasi sebagai calon wakil gubernur Lampung dari PDIP mendampingi calon gubernur Lampung dari PDIP, Herman HN, kamis (4/1/2018). Tindakan Sutono ini diduga telah melanggar UU ASN no 5 tahun 2014 dan peraturan pemerintah no 42 tahun 2004. (ben)
Share:

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed

Arsip Blog