Langsung ke konten utama

Di Pesawaran, Calon Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo Dapat Gelar Suntan Haluan Marga

Foto - foto: istimewa.

setialampung - Calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo disambut arak - arakan adat Lampung saat melakukan halal bil halal dengan Ajang Sai Batin Pesawaran di Desa Pampangan, selasa (19/6/2018).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Alzier Dianis Thabranie sebagai Dewan Penasehat masyarakat adat sai batin turut dihadiri Ketua Ajang Sai Batin Pesawaran, Paduka Minak Mangku Batin Firman Rusli, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dan seluruh tokoh adat dan punyimbang Ajang Sai Batin se-Lampung.


Pada kesempatan tersebut Ketua Ajang Sai Batin Pesawaran, Firman Rusli mengatakan, maksud kegiatan ini adalah selain dalam rangka halal bil halal idul fitri, juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan.

Firman Rusli juga menyatakan, 96 kebumian punyimbang adat yang ada di Pesawaran telah bermufakat untuk mengangkat Muhammad Ridho Ficardo sebagai keluarga besar dan memberinya gelar atau adok.

"15 tahun lebih, jalan ditempat kami ini sangat jelek. Banyak ibu - ibu kita ini yang mengalami keguguran karena jalan rusak. Dulu kita juga sudah berjuang tapi karena ada ketidakcocokan antara gubernur dan bupatinya, jadi nggak berhasil. Tapi Alhamdulillah, saat kepemimpinan Pak Ridho, semuanya sudah menyatu, masyarakatnya sudah menyatu, tokoh - tokoh adatnya sudah menyatu, bupatinya menyatu, gubernurnya juga nomor satu. Jalan di Pesawaran sudah mulus semua, itulah yang jadi dasar kita hari ini memberi gelar Suntan Haluan Marga kepada Pak Ridho, agar beliau bisa terus memimpin masyarakat Lampung," Lanjutnya.

Alzier Dianis Thabranie sebagai dewan penasehat masyarakat adat sai batin mengatakan dengan tegas bahwa beliau mendukung M. Ridho Ficardo untuk maju kembali sebagai gubernur Lampung

"Terserah yang lain mau berkata apa, yang penting hati saya berkata begitu, dan saya yakin begitu juga seluruh masyarakat adat disini," katanya.

Dikesempatan yang sama, Muhammad Ridho Ficardo menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Alzier Dianis Thabranie sebagai tuan rumah atas sambutannya dan atas perjuangannya yang tidak henti - henti memperjuangkan masyarakat Pesawaran  hingga terbentuknya Ajang Sai Batin.

Menurut Ridho Ficardo, Pesawaran memiliki peluang dan potensi lompatan pembangunan yang pesat. Tiga program strategis pembangunan Lampung semua berjalan di pesawaran. Baik itu pertanian, pembangunan kawasan industri dan kawasan pariwisata.

Selain memaparkan prestasi pembangunan Lampung, Ridho juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap melestarikan kebudayaan Lampung. Bukan hanya menjaga nilai - nilai sejarah, tapi juga menjaga masa depan. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …