Langsung ke konten utama

Ini Kebiasaan Mendagri Tjahyo Kumolo Kalau Keluar Kota

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar.

setialampung - Selasa pagi (31/7/2018), Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sudah tiba di Kota Malang. Rencananya, pada hari Rabu (1/8/2018), Mendagri akan menghadiri acara peningkatan kapasitas aparatur desa yang juga bakal dihadiri Presiden Joko Widodo. Begitu tiba di Bandara Abdurahman Saleh, Malang, Menteri Tjahjo dan rombongan ditemani Gubernur Jawa Timur, Soekarwo langsung meluncur ke kota Malang.

Awalnya, Mendagri hendak sarapan pagi di rumah makan rawon di daerah Rampal, Kota Malang. Tapi kemudian, mendadak acara sarapan pagi batal. Rombongan menteri langsung menuju ke kantor Walikota Malang. Di sana, ditemani Gubernur Jawa Timur dan Pjs Walikota Malang, Wahid Wahyudi, Menteri Tjahjo sempat berkeliling kantor walikota. Ia sempat menengok beberapa ruangan dan menyapa para pegawai di kantor walikota.

Usai berkeliling, mobil Menteri Tjahjo dan rombongan kembali keluar dari halaman kantor walikota. Ternyata, ia kembali ke daerah Rampal, hendak sarapan pagi yang tadi tertunda karena mendadak merapat dulu ke kantor walikota.  Di temani Pjs Walikota Malang dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Tjahjo menikmati sarapan nasi rawon.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, kalau ada waktu luang di sela - sela kunjungannya ke daerah, mendagri akan selalu menyempatkan diri datang berkunjung ke kantor pemerintahan. Entah itu kantor kepala desa, kelurahan, kecamatan atau pemda. Biasanya, kunjungan mendadak saja tanpa terencana.

"Itu kebiasaan beliau (mendagri) kalau keluar kota. Jika ada waktu luang, misal dalam perjalanan dari bandara atau kalau mau ke bandara, kalau ada masih ada waktu selalu sempatkan sidak (inspeksi mendadak)," kata Bahtiar, di Kota Malang, selasa (31/7/2018). 

Sidak, lanjut Bahtiar, selain untuk bersilahturahmi dengan aparatur pemerintahan yang kantornya di kunjungi, juga untuk melihat langsung pelayanan publik.

"Ya itulah beliau, selalu sempatkan untuk berkunjung kalau ada waktu luang, " kata mantan direktur politik dalam negeri ditjen politik dan pemerintahan umum kemendagri ini dalam siaran persnya. (rls)

Berita Populer

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

2020, Dishub Bandarlampung Dapat Dana Alokasi Khusus Sebesar Rp2,2 Miliar dan Dana Pendamping Rp400 Jutaan

Bandarlampung - Dinas Perhubungan Bandarlampung di tahun 2020 mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp2,2 miliar dan dana pendamping lebih dari Rp400 juta.

"Dana alokasi khusus sebesar Rp2,2 miliar itu dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dana pendampingnya sebesar Rp400 jutaan," kata Kepala Dinas Perhubungan Bandarlampung, Ahmad Husna, usai hearing dengan komisi III DPRD Bandarlampung, selasa (12/11).

Husna menjelaskan, dana Rp2,2 miliar tersebut untuk alat uji kendaraan bermotor, seperti timbangan, rem, lampu dan emisi gas buang.

"Kemungkinan besar bantuannya dalam bentuk barang. Dana pendamping sebesar Rp400 jutaan diantaranya diperuntukkan bongkar pasang alat dan untuk biaya menyekolahkan (pendidikan) operator," ungkapnya. (ben)