Langsung ke konten utama

Diikuti ribuan peserta, kemendagri raih rekor dunia pertandingan catur

Istimewa.

Jakarta - Ketua Rekor Muri, Jaya Suprana mengapresiasi kegiatan 17 Agustus yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan mengadakan pertandingan catur. Muri pun memberikan rekor dunia atas kegiatan tersebut.

"Saya sangat menghargai dan menghormati kemendagri, merayakan ulang tahun ke 73 RI dengan menyelenggarakan pertandingan catur bukan pertandingan tinju, bukan pertandingan sepak bola," kata Jaya Suprana saat menyerahkan rekor muri di kampus IPDN, Cilandak, Jakarta Selatan, jumat (24/8/2018).

Jaya mengatakan, catur merupakan olah raga dan sekaligus juga olah otak, olah rasa yang merupakan permainan yang paling beragam.  Dari permainan catur ini rupanya Mendagri, menitipkan pesan, masyarakat Indonesia harus lebih banyak bermain catur.

"Bagus sekali. Rekor ini diajukan karna pak Menteri itu seorang yang sangat rendah hati, diajukan sebagai rekor Indonesia," tegasnya.

MURI pun kata Jaya Suprana, menolak ini sebagai rekor Indonesia, karena lebih pantas masuk rekor dunia.

"Tetapi dengan sangat menyesal kami terpaksa menolak ini sebagai rekor Indonesia. Karna setahu saya IPDN itu adanya cuma di Indonesia, dan saya kira nggak mungkin ada negara lain yang pernah menyelenggarakan pertandingan catur seperti yang dilakukan IPDN. Maka rekor ini bukan rekor Indonesia tetapi rekor dunia," ungkapnya.

Jaya Suprana pun beharap pertandingan catur yang diadakan Kemendagri ini akan diikuti kementerian lain di luar negeri.

"Semoga seluruh Kemendagri di negara negara akan meniru Kemendagri RI dengan menyelenggarakan lomba catur. Disini sudah tertera pertandingan catur kilat oleh pasangan mahasiswa ikatan dinas yang paling banyak," papar Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya juga memuji Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo sebagai sosok yang melanjutkan sumpah perjuangan Suparjo Rustam.

"Saya dan Mendagri merupakan santrinya bapak Suparjo Rustam. Saya melihat beliau melanjutkan sumpah perjuangan Suparjo Rustam yang merupakan satu dari sekian ajudan Jenderal Besar Sudirman," tutupnya.

Diketahui, penerimaan rekor dunia - Indonesia (MURI) diperoleh dengan mengadakan lomba catur yang diikuti 1.500 praja IPDN dan 160 pejabat Eselon I, II, III dan IV dilingkungan Kemendagri dan BNPP. (rls)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …