Rakhmat Husein serahkan barang bukti dugaan politik uang ke DKPP

Foto-foto: istimewa.

setialampung - Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) mengadukan Bawaslu Lampung ke DKPP karena dinilai abai dalam menindaklanjuti laporan masyarakat Lampung terhadap kasus dugaan politik uang yang diduga dilakukan salah satu pasangan calon gubernur di pilgub Lampung.


Baca: Pernah Dapat Sangsi Peringatan Keras dari DKPP, Penyelenggara Pemilu Terancam Diberhentikan Jika Kembali Terbukti Melakukan Pelanggaran Berat

Koordinator KRLUPB, Rakhmat Husein menjelaskan, pengaduan ke DKPP ini untuk memberi efek jera kepada bawaslu Lampung yang tidak mampu mencegah terjadinya dugaan politik uang di Pilgub Lampung 2018.

"Baru saja kami menyerahkan 13 barang bukti dan 7 orang saksi yang akan menguatkan pelaporan kami. Terkait apa saja bukti dan saksi, akan kami sampaikan ke kawan - kawan media saat persidangan berlangsung," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Lampung sudah mengetahui, bahwa dalam kasus politik uang yang diduga dilakukan salah satu pasang calon gubernur, tidak diproses oleh bawaslu Lampung dengan alasan hampir semua terlapor hingga kini menghilang.

"Kenapa saksi dan terlapor bisa hilang, tentu karena ada yang sengaja menghilangkannya. Oleh karena itu, kami belajar dari pengalaman sidang - sidang Gakumdu di Lampung, maka kami tak mau kandas, kami tak mau terlapor dan saksi dihilangkan. Oleh karenanya, maka materi pengaduan kami akan kami sampaikan ke kawan-kawan paska persidangan pertama," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, pelaporan tersebut dilakukan untuk memberi efek jera kepada siapa pun yang nanti menjadi komisioner Bawaslu Lampung agar Bawaslu sungguh-sungguh dalam mengawal proses demokrasi di Lampung. (rls)
Share:

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed