Langsung ke konten utama

Aprilani Yustin : Lomba kesatuan gerak PKK sebagai wahana meningkatkan motivasi kerja


setialampung - Ketua TP PKK Lampung Aprilani Yustin jadikan ajang lomba kesatuan gerak (Kesrak) PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat provinsi Lampung sebagai salah satu wahana yang diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja dalam mencapai berbagai sasaran program PKK yang telah ditetapkan.

"Kegiatan ini diharapkan akan mampu memicu keberhasilan kegiatan-kegiatan PKK dalam menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk berperilaku lebih baik dan berperan-serta dalam mensukseskan program-program pemerintah," demikian disampaikan Ketua TP. PKK Lampung, Aprilani Yustin, pada acara lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018 yang bertemakan "Gerakan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat menuju Indonesia Sejahtera", di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, senin (3/12/2018).

Ketua TP PKK Lampung Aprilani Yustin selaku ketua koordinator tim penilai menjelaskan, lomba kegiatan PKK merupakan salah satu ajang untuk melakukan mawas diri terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama tahun 2018.

"Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dengan kegiatan bakti sosial TNI-KB-Kesehatan sampai Oktober. Kemudian dilanjutkan kegiatan Kesra PKK-KKBPK-Kesehatan yang dilaksanakan secara intensif pada Oktober sampai dengan Desember yang berkaitan dengan hari kesehatan nasional pada 12 November, hari Kesrak PKK 4 Maret serta Hari Keluarga 29 Juni," jelas Yustin.

Pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK- KKBPK -Kesehatan 2018, jelas Yustin, dilakukan penilaian terhadap 4 jenis kegiatan, yang meliputi kegiatan kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan, posyandu, PHBS di rumah tangga, serta lingkungan bersih dan sehat.
"Untuk lomba kegiatan PKK dilakukan penilaian terhadap 5 jenis kegiatan PKK, yaitu pelaksana terbaik, tertib administrasi PKK, pola asuh anak dan remaja, upaya peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) PKK, halaman asri teratur indah dan nyaman (HATINYA) PKK, serta pelaksanaan deteksi dini kanker serviks melalui inspeksi visual asam assetat (IVA) test," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, istri Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo ini mengucapkan selamat kepada Kabupaten Pesawaran karena pada puncak peringatan HKG PKK ke 46 dan Jambore kader PKK 2018 yang lalu mendapatkan penghargaan atas prestasi tingkat nasional yang telah diraih, yaitu Pakarti Madya Il tingkat kabupaten sebagai pelaksana terbaik pemanfaatan pekarangan.

"Menjadi peringkat 5 terbaik dari 34 provinsi bukanlah hal yang mudah, ini merupakan wujud kerjasama pemerintah dan masyarakat, khususnya Kabupaten Pesawaran. Harapannya dalam lomba tahun ini, kabupaten Pesawaran berhasil mendapatkan penilaian tertinggi dan menjadi perwakilan Lampung, untuk lomba tingkat nasional tahun depan serta meraih prestasi nasional yang lebih baik lagi pelaksanaan lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK- Kesehatan Tahun 2018 ini," ujar Yustin.

Ia juga menyebutkan, pada tahun 2018, Lampung juga telah berhasil meraih beberapa penghargaan di tingkat nasional.

"Penghargaan tersebut diantaranya pada pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan yaitu Pakarti Utama I Lingkungan Bersih dan Sehat, kemudian Pakarti Utama I Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, dan Pakarti Utama II Posyandu, serta Pakarti Madya III Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan. Untuk pelaksanaan Kegiatan PKK yaitu Pakarti Utama III Pola Asuh Anak & Remaja, Pakarti Utama III Pemanfaatan Halaman dan Pakarti Madya III IVA Tes," jelasnya.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua TP PKK Lampung Aprilani Yustin, dan rombongan di desa Bogorejo.

"Secara umum, Desa Bogorejo masyarakatnya sangat heterogen dan kaya akan kultur budaya. Di Desa Bogorejo ini terdiri dari suku Jawa, Lampung, dan berbagai suku lainnya. Selain itu, masyarakat di desa ini sangat guyub, dan masyarakatnya sangat inovasi dan kreatif, serta pemerintahan desanya saling menudkung," ujar Dendi.

Lebih lanjut, Dendi menyampaikan rasa bangga karena yang hadir langsung adalah Ketua TP PKK Lampung.

"Kami merasa bangga, dan masyarakat sangat antusias karena dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Lampung. Dan saya sudah lama memperoleh informasi bahwa tim penilai secara diam-diam memonitoring Desa Bogorejo. Hal ini menunjukkan Desa Bogorejo sudah masuk radar tim penilai, dan insya allah mampu memperoleh nilai terbaik, sehingga mampu mewakili Lampung di tingkat nasional," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira menuturkan, kegiatan ini bertujuan meningkatnya cakupan pelayanan yang adil dan berkualitas dalam program pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keluarga berencana dan kesehatan sebagaimana tertuang dalam upaya pencapaian RPJP-RPJMN.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemitraan PKK-KKBPK-Kesehatan dan organisasi kemasyarakatan LSM, swasta dan dunia usaha, meningkatkan jumlah kelompok Dasawisma, meningkatkan kualitas dan kuantitas Posyandu, meningkatkan pencapaian pelaksanaan PKK Kesehatan, memantapkan peran kelembagaan kegiatan PKK, meningkatkan peran serta masyarakat dan seluruh lintas sektor terpadu dalam Pelaksanaan kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan yang terpadu," jelasnya.

Nanda menjelaskan, Desa Bogorejo memiliki inovasi-inovasi dan keunggulan, seperti remaja cinta balita, tarjo ceria, tosa untuk balita, akupresure dan ramuan tradisional di posyandu balita dan lansia, pengajian posyandu lansia dan pendidikan lansia, penanganan nagita dan gisela, sedekah sampah, komunitas trail bogorejo, remaja genre, bank sampah, jumat ceria, dan program lainnya. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …