Langsung ke konten utama

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo raih penghargaan kepala daerah berprestasi


setialampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menerima penghargaan sebagai kepala daerah paling berprestasi di ajang Kupas Tuntas Award 2018 yang digelar dalam rangka ulang tahun Surat Kabar Harian (SKH) Kupas Tuntas ke-12. Penghargaan diserahkan Direktur Utama SKH Kupas Tuntas, Donald Harris Sihotang kepada Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo di Ball Room Hotel Emersia Lampung, senin (3/11/2018).

Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri atas prestasinya yang gemilang dalam membangun Lampung.

Menurut Kupas Tuntas, duet keduanya dalam memajukan Lampung di berbagai sektor sudah tidak diragukan lagi. Pembangunan infrastruktur, pertanian, pariwisata, kesehatan, pendidikan dan berbagai sektor lainnya patut diberikan apresiasi.

Bahkan menjelang akhir masa jabatannya, Gubernur Ridho dan Wagub Bachtiar Basri tetap kompak dan bekerja bersama demi kesejahteraan masyarakat Lampung.

Diantara berbagai prestasinya dalam membangun Lampung, yang paling menonjol adalah di sektor pariwisata. Jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara meningkat drastis, bahkan mengalahkan Provinsi Bali.

Hal tersebut tentu tidak terlepas dari usaha Gubernur Ridho dan pemerintah provinsi Lampung dalam memperbaiki infrastruktur jalan, terutama yang menuju akses destinasi wisata. Di 2018, perbaikan jalan provinsi yang tadinya berada di bawah 50% dalam kondisi mantap, kini telah berada di angka 80% dalam kondisi mantap.

Belum lagi program pengentasan desa tertinggal melalui program Gerbang Desa Saburai, dan listrik masuk desa melalui Lampung Terang 2019.

Dalam sambutannya, Gubernur Ridho menyatakan, kegiatan ini sangat baik, karena dapat memacu dan memicu pimpinan organisasi, lembaga dan kepala daerah untuk semakin melakukan yang terbaik dalam menjalankan jabatannya.

"Saya pikir penghargaan ini sangat baik untuk memacu dan memicu para pemimpin organisasi, lembaga dan kepala daerah untuk bekerja lebih baik lagi. Dan dengan adanya penghargaan seperti ini, media tidak hanya memberitakan tapi juga bisa memberikan penilain atas kinerja kita," papar Ridho.

Selain itu, Gubernur Ridho juga menyatakan, dukungan media sangat penting dalam memberitakan arah kebijakan pemerintah daerah kepada masyarakat. Hubungan yang baik antara pemerintah dan media sangat dibutuhkan untuk menghadapi segala tantangan dalam membangun Lampung ke depan.

Selain Gubernur Ridho, penghargaan kepala daerah berprestasi juga diberikan kepada 8 kepala daerah lainnya, yakni Bupati Lampung Timur, Bupati Lampung Utara, Bupati Lampung Barat, Bupati Pesisir Barat, Bupati Mesuji, Bupati Pesawaran, Bupati Tulang Bawang Barat, dan Bupati Way Kanan. Masing-masing kepala daerah menerima penghargaan berdasarkan prestasi di daerahnya masing-masing. Selain kepala daerah berprestasi, penghargaan juga diberikan untuk kategori akademisi, pelaku Usaha, dan satuan kerja.

Selain Kupas Tuntas Award 2018, dalam kegiatan tersebut, Kupas Tuntas juga meluncurkan sebuah buku dengan judul Inspirasi Dari Lampung yang diresmikan langsung Gubernur Ridho. Peluncuran buku ditandai dengan diserahkannya buku tersebut kepada seluruh pemenang penghargaan oleh Gubernur Ridho. (rls)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …