Langsung ke konten utama

Keuntungan penjualan tiket pertandingan Persija Jakarta versus tim Pra Pon Lampung akan didistribusikan bagi korban tsunami


Bandarlampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menyambut baik Charity Game antara tim sepakbola Pra PON Lampung versus Persija Jakarta yang akan diadakan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, minggu (13/1/2019).

Tiket laga amal bertajuk "Charity Games Pray for Lampung" ini sebesar Rp30 ribu untuk tempat duduk di tribun timur dan Rp100 ribu untuk tribun VIP. Keuntungan penjualan tiket akan didistribusikan ke kawasan yang terdampak tsunami Selat Sunda beberapa waktu lalu.

Menurut gubernur, acara ini sangat bagus diadakan di Lampung,  khususnya di Kota Bandarlampung. Selain charity game, laga amal, kegiatan ini juga bisa menghidupkan geliat pariwisata awal tahun Lampung paska bencana tsunami Desember 2018.

"Event olahraga bisa mendatangkan banyak orang. Bisa menjadi potensi wisata yang Provinsi Lampung kembangkan. Bisa mendatangkan wisatawan nusantara dan bahkan wisatawan mancanegara," kata Ridho Ficardo pada rabu (9/1/2019).

Bahkan, lanjutnya, Krui Pro di April 2019 masuk ke dalam 100 Calendar of Events kementerian pariwisata 2019.

"Ini juga salah satu event sport-tourism yang perlu kita dukung dan ramaikan," ujar Ridho.

Ridho pun mengajak pecinta sepakbola dalam dan luar Lampung untuk datang dan saksikan pertandingan antara kesebelasan Pra PON Lampung dengan Persija Jakarta ini.

"Selain menikmati pertandingan bola, ayo nikmati juga kuliner yang ada di Bandarlampung. Dan datangi destinasi wisata yang dekat dari Bandarlampung. Seperti Pantai Kelapa Rapat, Pulau Pahawang, Pulau Kelagian. atau melihat gajah Taman Nasional Way Kambas,  serta Taman Purbakala Pugung Raharjo," ungkapnya. (rls)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …