Langsung ke konten utama

Yamaha Vega Club Indonesia berikan bantuan perlengkapan sekolah kepada korban tsunami Selat Sunda


Lampung Selatan - Yamaha Vega Club Indonesia (YVCI) terus memberikan perhatiannya kepada korban tsunami Selat Sunda.

Presiden YVCI Bayu Saputra, minggu (13/1/2019) mengatakan, hari ini YVCI datang kembali ke lokasi bencana alam tsunami di Desa Kunjir Lampung Selatan untuk mendonasikan bantuannya.

Sebelumnya YVCI memberikan bantuan sayur mayur dan sembako. Tapi hari ini alat tulis belajar yang diberikan kepada siswa SDN 1 Kunjir Lampung Selatan.

Menurut jurnalis Tribun Lampung ini, memang donasi ini harapanya bisa membantu para peserta didik untuk bisa semangat lagi dalam meraih cita-citanya.

Menurutnya, musibah tsunami ini membuka mata untuk bisa terus berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

"Ada seratusan alat tulis yang terdiri tas, buku tulis, buku gambar, pensil, pena, penghapus hingga tas yang kita berikan kepada adik-adik kita," kata member Vega Lampung Club (VLC) beregister 015 ini.

Semua donasi ini berasal dari semua klub Vega di seluruh nusanatara yang tergabung di YVCI.

Jadi bukan korban di Lampung Selatan saja yang mendapatkan donasi tapi juga warga Banten yang terdampak tsunami juga diberikan bantuan.

Ketua umum Jakarta Vega Motor Club (JVMC) yang juga selaku koordinator rombongan donasi wilayah Banten, Irfan mengatakan, kalau dirinya sangat bahagia bisa membantu kepada sesama.

"30 Desember 2018 lalu kami juga ke Desa Bama Labuan Pandeglang
dan disana bantuan sembako yang kami kumpulkan langsung di terima oleh pak lurah," katanya.

Dirinya sangat berterima kasih kepada para pendonasi sudah bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk meringankan beban korban yang terkena tsunami.

Kepala SDN 1 Kunjir Lampung Selatan, Hairuddin mengatakan, kalau bantuan dari YVCI ini sangat membantu siswanya.

Karena diketahui memang peralatan sekolah para siswa ini kebanyakan hilang diterjang ombak tsunami.

"Jadi kami sangat berterima kasih, dan semoga apa yang diberikan ini menjadi amal ibadah dan barokah," katanya

Semoga apa yang dilakukan klub YVCI ini bisa menjadi salah satu contoh bahwa klub motor juga peduli terhadap sesama. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU, Handi: KPU Lampung Harus Segera Ambil Keputusan

Bandarlampung - Mencuatnya dugaan kasus jual beli kursi komisioner KPU yang diduga melibatkan oknum komisioner KPU, mendapat perhatian mantan komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih.

Melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11), Handi Mulyaningsih mengatakan, penting bagi KPU Lampung segera ambil sikap tegas atas pemberitaan kasus jual beli kursi. Karena integritas KPU Provinsi Lampung secara kelembagaan dan personal harus dijaga.

Baca juga: Senin KPU Lampung Rapat Pleno, Sala Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli Kursi Komisioner KPU.

"Oleh karena itu, perlu dijelaskan kepada publik mekanisme yang normatif dan prosedural bila ada kasus dan indikasinya. Publik berhak tahu yang terjadi walau masih indikasi," ujarnya.

Selain itu, dosen universitas Lampung ini mengimbau KPU Lampung harus segera ambil keputusan dalam ranah kewenangan yang dimilikinya, dan mensupport lembaga yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil keputusan.

"Ini sangat penting…

Terkait Pengaduan Dugaan Jual Beli Kursi Komisioner KPU, DKPP Minta Alat Bukti

Bandarlampung - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan telah menerima pengaduan terkait dugaan jual beli kursi komisioner KPU di Lampung.

Kabag Humas, Data dan Informasi DKPP, Ashari membenarkan pengaduan terkait hal tersebut sudah diterima oleh DKPP melalui email.

"Namun, untuk alat buktinya harus dikirimkan melalui pos atau dikirimkan langsung ke DKPP untuk diverifikasi," kata Ashari melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id,  minggu (10/11).

Namun saat ditanya siapa nama pengadu dan teradu terkait hal ini, Ashari enggan menyampaikannya.

"Maaf belum bisa kita keluarkan datanya pak," ujarnya.

Anggota DKPP, Teguh Prasetyo melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, minggu (10/11) menuturkan, laporan ke DKPP bisa disampaikan melalui surat atau email.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke DKPP melalui surat elektronik pada 6 November 2019 dan pihaknya telah memperbaiki laporannya pada 7 …