Langsung ke konten utama

Sekarang Bandarlampung Ada Poliklinik Rehab Narkoba



BANDARLAMPUNG- Wali Kota Bandarlampung, Herman HN meresmikan poliklinik rehabilitasi narkoba dan HIV/AIDS rumah sakit daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung, Jl. Basuki Rahmat, jumat (22/2).

Wali Kota Herman HN, mengungkapkan, klinik rehabilitasi narkoba ini untuk membantu masyarakat yang terjerumus narkoba.

"Ini tak lain membantu masyarakat yang terjerumus narkoba dan HIV agar mereka lebih baik lagi. Karena ketika rakyat sehat semua, saya yakin kita akan makmur," ungkapnya.

Herman HN menerangkan, poliklinik rehabilitasi ini untuk semua lapisan masyarakat, baik di daerah Lampung, maupun luar Lampung yang singgah di Lampung, dan gratis.

"Tempat ini untuk semua orang dan gratis. Misalkan ada orang dari Medan singgah di Lampung dan perlu direhab, bisa direhab disini, syaratnya bila dia positif urinenya dan khusus pecandu," terangnya.

Dia mengajak para masyarakat yang telah terjerumus narkoba agar datang ke poliklinik ini.

"Pengelolaan poliklinik ini ialah kerjasama antara rumah sakit bersama dinas kesehatan kota untuk memberantas narkoba. Jadi, siapa saja kecanduan narkoba bisa kesini, kalau malu, malam bisa ke sini karena ini buka 24 jam," katanya.

Deputi Rehabilitasi BNN Yunis Farida Oktaris sangat mengapresiasi Wali Kota Bandarlampung terhadap pembangunan Poliklinik Narkoba dan HIV/AIDS tersebut.

"Ini adalah poliklinik pemda yang memfasilitasi untuk ambil bagian dalam menyediakan sarananya, ini salah satu nya inisiasi. Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Herman HN karena telah peduli dengan permasalahan narkoba di Lampung," ungkapnya.

Yunis menerangkan, semua fasilitas telah memadai, hanya ada sedikit yang perlu ditambah.

"Disini udah ada dokter, perawat, Lab, Konselor, hanya saya minta pada pak wali kalau bisa perlu ada rawat inap, boleh dirujuk, boleh rawat disini. Untuk konselor, saya minta pak wali mengirim petugas konselor ke BNN kalianda untuk magang agar terampil," terangnya.

Dia memaparkan, seluruh Indonesia sebanyak 1,77 persen dari umur 10-59 tahun yang terlibat kasus narkoba, kurang lebih sekitar 3-5 juta.

"Lampung urutan ke-3 Sumatera, dan peringkat ke-8 dari urutan nasional. Maka dari itu, perlu diinformasikan bahwa disini telah dibuka poliklinik rehabilitasi narkoba, daerah telah bantu memfasilitasi, maka rekan-rekan juga harus menyosialisasikan untuk menyikapi permasalahan narkoba yang sangat mengkhawatirkan ini, " paparnya kepada awak media.

Yunis melanjutkan, rehabilitasi untuk para pecandu narkiba ini sangat penting.
"Direhab ini bisa mengatasi diri sendiri, bisa mengendalikan kalau dia kambuh kembali, mengendalikan bahwa dia tak perlu lagi obat-obat itu (narkoba), dan peran keluarga juga penting untuk mendampinginya," tandasnya. (*)

Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…