Gubernur Ridho Optimistis Lampung peringkat 10 besar Pada PON XX di Papua

Foto: istimewa.

Bandarlampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo melakukan rapat koordinasi (rakor) persiapan pra pekan olah raga nasional (Pra-PON) XX/2019 dan pekan olahraga wilayah (Porwil) sumatera X/2019 bersama pengurus komite olahrga nasional Indonesia (KONI) Lampung, di Mahan Agung, rabu (10/4).

Wakil Ketua 1 KONI Lampung, Hannibal mengungkapkan, pada PON 2016, Lampung menempati peringkat 15 nasional dengan perolehan 11 emas, 9 perak, dan 16 perunggu.

Oleh karena itu, kata Hanibal, KONI Lampung harus melakukan program pembinaan agar prestasi olahraga atlet Lampung lebih meningkat pada kegiatan PON XX/2020 mendatang di Papua.

Gubernur Lampung sekaligus Ketua Koni Lampung, M. Ridho Ficardo menargetkan Lampung peringkat 10 besar nasional pada PON XX mendatang.

Gubernur Ridho mengatakan, Lampung pada 2012 - 2015 berhasil meraih peringkan 5 besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional, yang kemudian turun keperingkat 8 dan 15 pada tahun-tahun berikutnya. Oleh karenanya diperlukan pembinaan yang tepat untuk dapat meningkatkan prestasi olahraga atlit-atlit Lampung.

"Membina atlit olahraga itu tidak seperti membangun infrastruktur. Kalau membangun infrastruktur itu kalau ada anggaran bisa berhasil, tapi membangun atlit yang berprestasi tidak seperti itu. Meskipun ada anggarannya belum tentu berhasil. Jadi, diperlukan strategi dan program pembinaan yang tepat," ungkap gubernur.

Namun demikian, dengan program pembinaan yang dijalankan Koni Lampung sekarang, Gubernur Ridho optimis dapat meraih peringkat 10 besar pada PON XX di Papua.

Gubernur Ridho juga mengungkapkan, beberapa waktu lalu anggaran APBD Lampung banyak tersandera pada program pembangunan infrastruktur jalan, yang memang menjadi fokus utama pembangunan di Lampung.

Namun demikian, dengan semakin baiknya infrastruktur jalan di Lampung, maka anggaran APBD Lampung dapat dialihkan pada fokus program pembangunan berikutnya, yakni pembangunan sarana dan prasarana umum yang mana salah satunya adalah sarana olahraga untuk mendukung peningkatan prestasi atlit-atlit Lampung.

Selain itu, Ridho juga menghimbau agar KONI Lampung tidak hanya bertumpu pada salah satu cabang olahraga saja. Tapi juga pada cabang olahraga lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

"Selama ini kita banyak bertumpu pada cabang olahraga (cabor) angkat berat atau angkat besi. Ketika cabor tersebut ada kendala, peringkat kita menurun. Oleh karena itu saya mengimbau agar tidak hanya bertumpu pada satu cabor saja. Namun memang yang menjadi tantangan adalah mampukah kita dalam tempo sesingkat-singkatnya untuk tidak bersandar pada cabor angkat besi/berat saja. Tetapi juga melakukan pembinaan yang lebih baik pada cabor yang memiliki potensi besar tanpa mengesampingkan cabor lainnya," pungkas Ridho.

Selain gubernur Lampung, rakor juga dihadiri Kadis Pora Lampung, Budi Darmawan, seluruh pengurus KONI Lampung beserta seluruh ketua cabang olahraga. (*)
Share:

DIRGAHAYU KOTA BANDARLAMPUNG KE 337

DIRGAHAYU KOTA BANDARLAMPUNG KE 337

Nasional

Politik

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

Berita Populer

Recent Posts

Twitter Facebook Google Plus Instagram Youtube Linkedin RSS Feed