Langsung ke konten utama

Seruan Forum Multaqo Ulama, Cendikiawan Muslim dan Tokoh Lintas Agama di Lampung

Kegiatan forum multaqo ulama, cendikiawan muslim dan tokoh lintas agama untuk Indonesia damai yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Novotel, senin (20/5). Foto: Benny Setiawan/setialampung.co.id.


Bandarlampung – Mencermati perkembangan situasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menjelang penetapan hasil pemilu oleh KPU RI pada 22 Mei 2019, forum multaqo ulama, cendikiawan muslim dan tokoh lintas agama di Lampung menyatakan dan menyerukan kepada masyarakat.

Seruan ini disampaikan forum multaqo ulama, cendikiawan muslim dan tokoh lintas agama untuk Indonesia damai ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Novotel, senin (20/5).   

Kegiatan acara diantaranya dihadiri Ketua MUI Lampung Khairuddin Tahmid, Ketua Tanfidzyiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Moh. Mukri, Ketua ICMI Lampung, Yusuf S Barusman, forum kerukunan umat beragama provinsi Lampung, ketua umum PGI wilayah Lampung, ketua keuskupan Lampung, Ketua Majelis Budha Darma Lampung, Indra Ali, Walikota Bandarlampung, Herman HN, Wakapolda Lampung, Kombes Rudi Setiawan serta para tamu undangan lainnya.    

Pada kesempatan tersebut, seruan yang disampaikan forum multaqo ulama, cendikiawan muslim dan tokoh lintas agama di Provinsi Lampung diantaranya, yang pertama mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas kehidupan sosial dan politik di provinsi Lampung, serta memelihara persatuan dan kesatuan dilandasi semangat untuk menjaga kesetian kepada pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kedua, memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dengan cara memperkuat tali silaturahmi sesama anak bangsa.

Ketiga, mengimbau masyarakat agar lebih arif dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi berbagai informasi yang beredar, dan tidak terprovokasi mengikuti ajakan people power. Karena people power tindakan inkonstitusional dan akan membawa kerusakan yang sangat besar.

Keempat, mengajak masyarakat memberikan kepercayaan dan mendukung pemerintah dan lembaga negara, KPU, Bawaslu, MK, TNI – Polri untuk bekerja dengan transparan dan profesional sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) demi terciptanya tatanan masyarakat yang ideal.

Kelima, meminta kepada para peserta pemilu untuk menempuh jalur hukum apabila hasil pemilu dinilai ada kecurangan dan pelanggaran.

Keenam, meminta kepada masing - masing pasangan calon mentaati komitmen bersama yaitu menerima hasil pemilu dengan semangat siap menang dan siap kalah. Lalu, meminta kepada aparat kepolisian untuk bertindak tegas, adil, transparan dan profesional. (*)  


Postingan populer dari blog ini

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Berikut Pidato Lengkap Presiden Joko Widodo

setialampung.co.id - MPR RI resmi melantik Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019 - 2024, minggu (20/10).

Usai dilantik, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya. Berikut pidato lengkap Presiden Joko Widodo.


Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para pimpinan dan seluruh anggota MPR, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya hormati Ibu Megawati Soekarnoputeri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Yang saya hormati Bapak Prof. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Boediono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke- 12 Republik Indonesia.

Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan serta utusan …

Imbauan Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto

setialampung.co.id - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 - 2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengimbau kepada semua masyarakat dan semua elemen agar mengikuti apa yang telah menjadi aturan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung aman dan terkendali.

"Semua ini (pelantikan presiden) adalah kemenangan masyarakat Indonesia. Ini adalah anugerah buat Bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengimbau kepada semua pihak agar semua situasi berjalan kondusif, aman dan terkendali. Silakan menyampaikan pendapat dengan santun dan sopan," ujarnya.

Purwadi juga menutukan, pihaknya menempatkan personil secukupnya. Diantaranya seperti di lokasi penyeberangan menuju pulau Jawa yaitu di Bakauheni, Lampung Selatan.

"Memang ada indikasi pemberangkatan massa tapi tidak terlalu banyak. Bagi pendukung yang lagi bersuka ria, agar penyampaiannya tidak mengganggu yang lainnya,"…