Langsung ke konten utama

Wakapolda Lampung Brigjen Rudi Setiawan Pimpin Pelepasan Purna Bhakti

Wakapolda Lampung, Brigjen Rudi Setiawan saat memimpin pelepasan purna bhakti di Mapolda Lampung, selasa (23/7).

setialampung - Wakapolda Lampung, Brigjen Rudi Setiawan memimpin pelaksanaan pelepasan purna bhakti personil Polri/PNS Polri Polda Lampung TA. 2019, di Mapolda Lampung, selasa (23/7).

Upacara purna bhakti diikuti Irwasda Polda Lampung, Karo Ops Polda Lampung, Ketua Bhyangkari Lampung dan pengurus, Para Bhyangkari, Ketua PP Polri dan yang purna bhakti dan seluruh PJU Polda Lampung, dan undangan serta peserta upacara Pamen, Pama, Bintara, ASN Polda Lampung.

Jajaran Pejabat Utama Polda Lampung.

Anggota Polda lampung dan ASN yang melaksanakan purna bhakti berjumlah 52 orang yang terdiri 19 orang berpangkat AKBP, 15 orang berpangkat Kompol, 6 orang berpangkat AKP, 1 orang berpangkat IPTU, 1 orang berpangkat IPDA, 2 orang berpangkat AIPTU,  2 orang berpangkat AIPDA, 1 orang berpangkat BRIPKA, dan 5 orang ASN.

Kapolda Lampung, Irjen Purwadi Arianto dalam amanatnya mengatakan, upacara pelepasan wisudawan purnabhakti ini pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari kesatuan.

Kapolda menuturkan, masa pensiun merupakan proses alamiah yang akan dilalui pegawai/personil.

"Secara pribadi maupun secara dinas, saya ucapkan selamat menjalani masa pensiun kepada 52 orang personil polda Lampung yang terdiri dari pamen, pama, bintara dan PNS Polri. Terima kasih dan rasa hormat atas dedikasi dan kinerja serta darmabaktinya selama ini,"  kata kapolda.

Acara dilanjutkan fhoto bersama dan ucapan selamat dari kapolda dan PJU Polda Lampung serta seluruh personil Polda Lampung. Acara dilanjutkan pelapasan wisudawan purnabhakti dengan upacara pedang pora. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

2020, Dishub Bandarlampung Dapat Dana Alokasi Khusus Sebesar Rp2,2 Miliar dan Dana Pendamping Rp400 Jutaan

Bandarlampung - Dinas Perhubungan Bandarlampung di tahun 2020 mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp2,2 miliar dan dana pendamping lebih dari Rp400 juta.

"Dana alokasi khusus sebesar Rp2,2 miliar itu dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dana pendampingnya sebesar Rp400 jutaan," kata Kepala Dinas Perhubungan Bandarlampung, Ahmad Husna, usai hearing dengan komisi III DPRD Bandarlampung, selasa (12/11).

Husna menjelaskan, dana Rp2,2 miliar tersebut untuk alat uji kendaraan bermotor, seperti timbangan, rem, lampu dan emisi gas buang.

"Kemungkinan besar bantuannya dalam bentuk barang. Dana pendamping sebesar Rp400 jutaan diantaranya diperuntukkan bongkar pasang alat dan untuk biaya menyekolahkan (pendidikan) operator," ungkapnya. (ben)