Langsung ke konten utama

PKS Beri Penghargaan Bagi Pahlawan Kehidupan


Bandarlampung - Memperingati hari pahlawan yang jatuh setiap 10 November, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa dan menjadi pahlawan dan menginspirasi bagi lingkungan sekitar.

Hal ini rangkaian acara penutupan Kemah Bakti Nusantara (Kembara) 2 yang dilaksanakan PKS Lampung di Taman Wira Garden, Ahad (10/11).

Seperti disampaikan Ketua Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim pada saat menyampaikan tausiyah kepada ratusan peserta Kembara, selepas melaksanakan peringatan Maulid Nabi dengan membaca Al Barzanji, sabtu (9/11), bahwa Kembara yang dilaksanakan pada tahun 2019 bertepatan dengan dua momen besar, yaitu peringatan hari kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad SAW 12 Robiul Awal 1441 yang jatuh pada 9 November 2019, dan hari pahlawan 10 November.

“Bahwa besok (hari ini), kita akan memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa, menginspirasi dan tentu menjadi pahlawan bagi lingkungan sekitarnya,” ungkap Mufti Salim.

Beberapa orang yang diundang menerima penghargaan sebagai orang-orang yang berjasa, menginspirasi dan menjadi pahlawan dilingkungan sekitarnya antara lain

1. Abah Idrus Hambali (70 tahun) seorang guru ngaji tahsin dan tafsir bagi anak-anak, dan ibu-ibu di Umbul Kunci

2. Bapak Lambe (70 tahun), seorang Marbot Masjid di Pulo Pasaran, yang telah mengabdikan diri lebih dari 15 tahun.

3. Bapak Sobri (60 tahun) yang telah mengabdikan diri menjadi petugas Sokli/ petugas pemungut sampah di rumah-rumah warga selama bertahun-tahun.

4. Bapak Acang Sutima (65 tahun), seorang yang berjasa bagi warga sekitarnya karena membantu hadirkan listrik dg tenaga air di Kupang Jernih Sukarame 2 Teluk Betung Barat.

5. Bapak Cecep (70 tahun), penuh dedikasi selama puluhan tahun bertugas memandikan jenazah di Teluk Betung Barat.

6. Bapak Ending Sardi (70 tahun) dan Bapak Syahrudi (70 tahun) dua sesepuh kampung pemersatu anak-anak muda Kota Karang, Tanjung Karang Timur sehingga berkurang tingkat kenakalan remaja di lingkungannya, bahkan anak-anak muda tersebut lebih positif dengan kegiatan-kegiatan kreatif.

7. Bapak Jumami (56 tahun), seorang pensiunan TNI yang telah berjasa mengabdi untuk negara selama puluhan tahun.

Penghargaan kepada pahlawan kehidupan yang berjasa dan menginspirasi bagi lingkungan sekitarnya tersebut diberikan PKS melalui Anggota DPR RI Dapil Lampung, Fraksi PKS, Al Muzzammil Yusuf setelah dia menyampaikan amanat Pembina Upacara pada Upacara Penutupan Kembara PKS, jumat (9/11) - Ahad (10/11) di Taman Wira Garden, Batu Putu, Bandarlampung.

“Para ulama, kyai, ustadz dan santri sangat berjasa mempertahankan kemerdekaan Indonesia, inilah inspirasi dari hari pahlawan 10 November. Allahu Akbar! Merdeka!” Pekik Almuzzammil diikuti ratusan peserta Kembara PKS.

“Tentu saja, kita pun wajib mengambil inspirasi para pahlawan-pahlawan disekitar kita yang telah banyak memberikan sumbangsih kebaikan pada lingkungan sekitar. Oleh karena itu, kita juga harus mengambil peran dan kontribusi kebaikan agar Allah SWT mencatat kebaikan-kebaikan kita,” kata Almuzzammil lagi.

Sebelumnya, Hendro, salah satu peserta Kembara dari Kota Bandarlampung, meminta saran kepada AKBP Sigit Maryanto, Kabag Analisis Polda Lampung pada sesi tanya jawab dalam Outdoor Talks, sabtu (9/11), tentang bagaimana kita bisa dikenang oleh anak cucu kita sebagai orang yang menginspirasi atau pahlawan. (*)

Berita Populer

Senin, KPU Lampung Rapat Pleno, Salah Satunya Bahas Dugaan Kasus Jual Beli 'Kursi Komisioner KPU'

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung belum menerima tembusan atau laporan resmi tertulis terkait dugaan kasus jual beli 'kursi komisioner KPU' yang saat ini menjadi sorotan media dan publik. Dimana diduga kasus ini melibatkan oknum komisioner KPU.

"Ya akan kita pelajari secara komprehensif kebenarannya. Karena di KPU Lampung belum ada laporan resmi tertulis atau tembusan laporan, tetapi kita tetap mempelajarinya," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami melalui pesan whatsapp kepada setialampung.co.id, sabtu (9/11).

Saat ditanya apakah dirinya sudah mengkonfirmasi langsung kebenaran kasus ini kepada oknum komisioner KPU yang diduga terlibat jual beli kursi komisioner KPU tersebut, Erwan menuturkan, pihaknya sedang mempelajari kebenarannya secara komprehensif.

"Ya, kan lagi kita pelajari kebenaran secara komprehensif. Senin, KPU Lampung akan menggelar rapat pleno rutin dan salah satu pembahasan dalam pleno nanti adalah informasi pemberitaan ini,&quo…

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

2020, Dishub Bandarlampung Dapat Dana Alokasi Khusus Sebesar Rp2,2 Miliar dan Dana Pendamping Rp400 Jutaan

Bandarlampung - Dinas Perhubungan Bandarlampung di tahun 2020 mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp2,2 miliar dan dana pendamping lebih dari Rp400 juta.

"Dana alokasi khusus sebesar Rp2,2 miliar itu dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dana pendampingnya sebesar Rp400 jutaan," kata Kepala Dinas Perhubungan Bandarlampung, Ahmad Husna, usai hearing dengan komisi III DPRD Bandarlampung, selasa (12/11).

Husna menjelaskan, dana Rp2,2 miliar tersebut untuk alat uji kendaraan bermotor, seperti timbangan, rem, lampu dan emisi gas buang.

"Kemungkinan besar bantuannya dalam bentuk barang. Dana pendamping sebesar Rp400 jutaan diantaranya diperuntukkan bongkar pasang alat dan untuk biaya menyekolahkan (pendidikan) operator," ungkapnya. (ben)