Langsung ke konten utama

SMSI LAMPUNG

SMSI LAMPUNG

SNV-AJI Soal Sanitasi, Media Diharap Bisa Mengolah Data Menjadi Berita yang Mendorong Perubahan

Bandarlampung - SNV Netherlands Development Organisation bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung akan menggelar workshop ihwal sanitasi bertajuk “Evaluasi Media dalam Advokasi Isu Sanitasi di Bandarlampung” di Swiss-Belhotel, Telukbetung, Bandarlampung, selasa (3/12)

Wash Advisor SNV, Bambang Pujiatmoko mengatakan, isu sanitasi tidak hanya terkait ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai dan terawat. Namun, yang lebih penting adalah perubahan perilaku semua pihak, sehingga keberlanjutan bisa terjadi.

Untuk itu, media diharapkan mampu mengolah data dari berbagai sumber guna menjadi berita yang dapat menggugah serta mendorong perubahan. Kemudian, meningkatkan kolaborasi dan kerja sama multipihak untuk menyelesaikan permasalahan sanitasi, khususnya air limbah di Kota Tapis Berseri.

“Kolaborasi ini (SNV-AJI) memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas jurnalis dalam hal pemberitaan sanitasi, sehingga mampu menjadi media advokasi untuk perubahan,” kata Bambang, kamis, (28/11).

Ketua AJI Bandarlampung, Hendry Sihaloho mengatakan, belum begitu banyak media yang menaruh perhatian pada isu sanitasi. Padahal, sanitasi sangat dekat dengan kehidupan manusia. Secara umum, sanitasi berkorelasi dengan persampahan, air limbah, dan drainase. Jadi, sanitasi tidak hanya berimplikasi pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memiliki manfaat yang luas.

“Karena itu, kami mengadakan workshop yang akan mengupas isu sanitasi. Harapannya, pemahaman para jurnalis ihwal sanitasi semakin meningkat. Sehingga, lahir karya jurnalistik yang mendalam dengan perspektif sanitasi,” ujarnya.

Workshop isu sanitasi akan menghadirkan sejumlah narasumber. Selain Bambang, narasumber lainnya pihak Bappeda Bandarlampung. Kemudian, Sekretaris AJI Bandarlampung Dian Wahyu Kusuma yang akan menyampaikan materi ihwal jurnalisme data. (*)

Berita Populer

Dinamika dan Tantangan Demokrasi di Indonesia Harus Dikelola dengan Baik

setialampung - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, rabu (4/7/2018), memberi ceramah di hadapan para perwira TNI di Sekolah  Staf Komando TNI (Sesko TNI) di Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan sekretaris jenderal PDIP itu banyak mengulas soal dinamika dan tantangan demokrasi di tanah air.


Menurut Tjahjo, dalam setiap pelaksanaan demokrasi di mana juga, termasuk di Indonesia, pasti ada dinamikanya. Dinamika demokrasi mulai terasa ketika tibanya tahapan kontestasi politik. Dinamika paling terasa menguat ketika dimulainya tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2014.

"Dinamika politik juga terasa ketika penyusunan untuk regulasi pilkada dimulai," kata Tjahjo.


Tjahjo memahami, dinamika terasa karena setiap partai berkepentingan terhadap kontestasi politik yang akan digelar. Tentu, ada tarik menarik kepentingan. Namun itu semua, demi untuk membangun sistem demokrasi di Indonesia. Tahun 2015, Indonesia berhasil menggelar hajatan pilkada serentak tahap pert…

Danpomal Lampung Minta Prajurit Profesional

BANDARLAMPUNG- Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lampung, Mayor Laut (PM) Prasetyo Bekti meminta prajurit bertugas independen dan profesional.

Permintaan Prasetyo Bekti itu dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Ke-73 Pomal Lampung di Gedung C, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, minggu (24/2) pagi.

Soal HUT Pomal, Prasetyo Bekti menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari perayaan HUT Pomal ke-73.

"Acara diawali olah raga bersama, yaitu senam bersama, setelah itu jalan sehat, kemudian dirangkai dengan kegiatan donor darah, sebagai wujud membantu rekan-rekan kita yang mungkin membutuhkan, dan terakhir ialah pengundian kupon jalan sehat," jelasnya.

Prasetyo memaparkan, untuk hadiah jalan sehat sendiri sebanyak 156 item, dengan hadiah utama 10 sepeda.

"Pomal kian bisa bertugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya di Lampung, Lanal di Lampung mengelola ribuan prajurit, ada Brigade-4 Marinir, ada 2 Batalyon, ada Prokimal, dan lanal itu sendiri," kata…

Bahtiar Hadiri Rapat Kerja Pimpinan Fraksi PKS se-Indonesia

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) merupakan lembaga yang sentral dalam sebuah pemerintahan di daerah. Pasalnya, hadirnya DPRD memperkuat tata kelola pemerintah daerah terutama dalam hal mendengarkan aspirasi rakyat. Oleh karenanya, memperkuat peran DPRD dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat merupakan bagian yang tak terelakkan.

Hal inilah yang ditekankan Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar dalam silaturahmi dan koordinasi antara fraksi PKS DPR RI dengan pimpinan FPKS dan pimpinan DPRD provinsi se-Indonesia di ruang Puri Ratna Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, kamis (5/12).

“DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota adalah unsur penyelenggara urusan Pemda, harus memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerahnya,” kata Bahtiar.

Untuk dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, DPRD perlu mengoptimalkan seluruh peran dan fungsinya sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan…